Pasar Pengeboran yang Dilayani
Sumber menyebut penggunaan oleh pelanggan di Kanada, Rusia, Kuwait, UEA, Turkmenistan, dan Nigeria, termasuk program konvensional, laut dalam, dan HPHT. Parameter utama yang dievaluasi adalah yield point (YP), tiksotropi, dan electrical stability (ES).
Peran dalam Lumpur Berbasis Minyak
Organoclay membentuk jaringan gel dalam fase minyak dan menaikkan YP serta gel strength tanpa menaikkan plastic viscosity (PV) secara proporsional. Dosis umum 5–20 kg/m³ atau 1,8–7 lb/bbl.
| Fungsi | Mekanisme | Dampak Operasional |
|---|---|---|
| Membangun viskositas | Jaringan platelet menaikkan YP dan gel | Cutting terangkut ke permukaan |
| Mencegah barite sag | Gel statis menahan barit SG 4,2 | Mengurangi inversi densitas dan risiko well control |
| Tiksotropi | Viskositas rendah saat dipompa, pulih saat pompa berhenti | ECD lebih rendah dan gel statis aman |
| Stabilitas HPHT | Basis platelet stabil sekitar 200°C | Reologi dipertahankan pada sumur dalam |
| Flat gel | Rasio gel 10-menit/10-detik <2,0 | Restart lebih mudah; surge/swab lebih rendah |
| Filter cake | Platelet memperbaiki integritas cake | Kehilangan fluida berkurang |
Parameter Reologi API RP 13B-2
| Parameter | Definisi | Target OBM | Efek Organoclay |
|---|---|---|---|
| PV | Viskositas shear tinggi | 15–40 mPa·s | Kenaikan kecil |
| YP | Tegangan untuk memulai aliran | 10–25 Pa | Kontrol utama |
| Gel 10 detik | Setelah diam 10 detik | 5–15 Pa | Kontrol utama |
| Gel 10 menit | Setelah diam 10 menit | 8–25 Pa | Kontrol utama |
| Rasio YP/PV | Indeks efisiensi angkut cutting | >1,0 | Meningkat |
Pemilihan Berdasarkan Base Oil
| Base Oil | Polaritas | Grade | Aktivator |
|---|---|---|---|
| Diesel No. 2 | Rendah | CP-34, CP-40, CP-24B | Etanol atau PC |
| Minyak mineral | Rendah | CP-34, CP-EL, CP-GL | Diperlukan |
| Internal olefin / LAO | Rendah–menengah | CP-34, CP-40 | Diperlukan |
| Parafin linear | Nonpolar | CP-EL, CP-GL | Diperlukan |
| LTMF | Rendah | CP-34, CP-40 | Diperlukan |
| Ester sintetis | Menengah–tinggi | CP-40, CP-APA | Dikurangi atau tidak ada |
Spesifikasi Grade Pengeboran
| Grade | LOI | Air | Kehalusan <74 μm | Polaritas | Uji API |
|---|---|---|---|---|---|
| CP-34 | 28–30% | ≤3,5% | ≥98% | Rendah–menengah tinggi | Tersedia |
| CP-40 | 28–30% | ≤3,5% | ≥98% | Rendah–menengah tinggi | Tersedia |
| CP-24B | <29% | ≤3,5% | ≥98% | Rendah–menengah | Tersedia |
| CP-26 | 26–29% | ≤3,5% | ≥98% | Nonpolar–menengah | Tersedia |
| CP-EL | 28–32% | ≤3,5% | ≥98% | Menengah–rendah | Tersedia |
| CP-GL | 29–32% | ≤3,5% | ≥98% | Menengah–rendah | Tersedia |
Sumber menyatakan semua grade diuji menurut API 13A Section 14 dan COA batch tersedia.
Urutan Penambahan
- Masukkan base oil.
- Tambahkan organoclay pada dosis target.
- Campur shear tinggi 10–15 menit.
- Tambahkan etanol 95% atau propylene carbonate sebanyak 30–50% dari berat organoclay.
- Campur lagi 10–15 menit.
- Tambahkan emulsifier, brine, lime, fluid-loss agent, dan barit.
- Verifikasi reologi menurut API RP 13B-2.
| Aktivator | Dosis | Penggunaan |
|---|---|---|
| Etanol 95% | 30–50% | Serbaguna |
| Metanol 95% | 30–50% | Base oil sangat rendah polaritas |
| Propylene carbonate | 25–40% | Tidak volatil; operasi panas/tropis |
| PC/air 95:5 | 25–40% | Sistem alifatik sangat rendah polaritas |
Panduan Dosis
| Jenis Lumpur | Densitas | Dosis | Target YP | Target Gel 10 Menit |
|---|---|---|---|---|
| OBM ringan | <1,3 sg | 5–10 kg/m³ (1,8–3,5 lb/bbl) | 8–15 Pa | — |
| OBM menengah | 1,3–1,8 sg | 8–15 kg/m³ (2,8–5,3 lb/bbl) | 10–20 Pa | 12–20 Pa |
| OBM berat | >1,8 sg | 12–20 kg/m³ (4,2–7,0 lb/bbl) | 15–25 Pa | — |
| HPHT | Apa pun | 15–25 kg/m³ | Menurut spesifikasi | — |
Naikkan dosis 20–30% untuk suhu downhole >150°C, inklinasi >60°, barit berat, atau periode statis panjang.
Kinerja HPHT dan Barite Sag
Dalam uji aging sumber 16 jam pada 150°C dan 345 bar, CP-34 serta CP-40 mempertahankan >75% YP dan gel awal. Di atas sekitar 180°C berkepanjangan dapat terjadi degradasi parsial; sumber menyarankan tambahan dosis 30% dan uji aging pada 345 bar sebelum penggunaan. Untuk lumpur 1,8 sg dan inklinasi >60°, target gel 10 menit ≥15–20 Pa pada 12–18 kg/m³; sag factor yang dapat diterima <0,52.
Pemecahan Masalah
| Masalah | Penyebab | Solusi |
|---|---|---|
| YP rendah | Shear kurang, urutan salah, aktivator kurang | Campur 15 menit; organoclay sebelum emulsifier; aktivator 30–50% |
| Reologi turun saat panas | Degradasi HPHT | Naikkan 20–30%; uji aging |
| Barite sag | Gel di bawah ambang | Target gel 10 menit ≥15 Pa; static sag test |
| Viskositas/ECD berlebih | Overdosis atau grade salah | Kurangi 15%; cocokkan polaritas |
| ES <400 V | Urutan atau kompatibilitas emulsifier | Perbaiki urutan dan cek kompatibilitas |
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apa perbedaan bentonit dan organoclay dalam fluida pengeboran?
Bentonit bersifat hidrofilik dan memberi viskositas hanya dalam WBM. Organoclay dimodifikasi agar organofilik sehingga terdispersi dan membentuk gel dalam OBM dan SBM.
Untuk apa organoclay digunakan dalam fluida pengeboran?
Sebagai viscosifier utama dalam OBM untuk membangun YP dan kekuatan gel, mengangkut cutting, mencegah barite sag, dan menjaga reologi HPHT. Dosis 5–10 kg/m³ untuk lumpur ringan hingga 20–25 kg/m³ untuk HPHT dan densitas tinggi.
Grade apa yang sesuai untuk OBM?
CP-34 atau CP-40 untuk diesel; CP-EL atau CP-GL untuk minyak mineral polaritas rendah atau parafin linear; CP-34 dengan aktivasi yang disesuaikan untuk IO/LAO. Uji API dalam base oil aktual tetap diperlukan.
Bagaimana urutan penambahannya?
Urutan kritis: base oil → organoclay → shear tinggi 10–15 menit → aktivator 30–50% dari berat organoclay → shear tinggi 10–15 menit → emulsifier, brine, lime, dan barit. Emulsifier yang ditambahkan terlalu awal menurunkan kekuatan gel 20–40%.
Berapa dosis dalam OBM?
Densitas <1,3 sg: 5–10 kg/m³; 1,3–1,8 sg: 8–15 kg/m³; >1,8 sg: 12–20 kg/m³; HPHT: 15–25 kg/m³. Untuk lb/bbl kalikan kg/m³ dengan 0,35.
Apakah organoclay bekerja dalam SBM?
Ya, termasuk internal olefin, linear alpha olefin, dan fluida ester. Grade dan prosedur aktivasi harus disesuaikan dengan polaritas fluida dan diuji menurut API RP 13B-2.
Apa itu barite sag dan bagaimana mencegahnya?
Barite sag adalah pengendapan barit SG 4,2 pada sumur berarah. Untuk lumpur 1,8 sg pada inklinasi >60°, sumber menyarankan gel 10 menit ≥15–20 Pa, yang dapat dicapai dengan 12–18 kg/m³ organoclay dalam OBM diesel.
Apakah grade pengeboran CP diuji menurut API 13A?
Sumber menyatakan grade pengeboran diuji menurut API 13A Section 14, COA batch disediakan, dan verifikasi SGS atau Intertek tersedia berdasarkan permintaan. Dokumen aktual perlu diperiksa saat pengadaan.
Minta Penawaran atau Sampel
Sampaikan aplikasi, grade yang sedang Anda evaluasi, jumlah, dan pelabuhan tujuan. Setelah diperiksa, permintaan akan dibuka di aplikasi email Anda untuk dikirim kepada tim penjualan kami.